Mudik Level Sultan Hati: Bawa Burung, Dua Kucing, dan Segudang Cinta - Alfan Fazan Jr.
Mudik Level Sultan Hati: Bawa Burung, Dua Kucing, dan Segudang Cinta

Mudik Level Sultan Hati: Bawa Burung, Dua Kucing, dan Segudang Cinta


Kalau biasanya orang mudik ribet karena koper kepenuhan oleh-oleh, ada level mudik yang jauh lebih bikin geleng-geleng kepala sekaligus salut: mudik sambil bawa burung dalam sangkar dan dua ekor kucing. Bukan sekadar pindahan mini, ini lebih mirip ekspedisi keluarga lengkap versi hewan peliharaan.

Belakangan viral seorang perempuan yang tetap nekat pulang kampung sambil membawa “rombongan kesayangan”-nya. Di satu tangan ada sangkar burung, di sisi lain dua kucing yang jelas bukan tipe penumpang kalem. Buat sebagian orang, ini mungkin terlihat ribet banget. Tapi buat pecinta hewan, ini justru bukti kalau mudik bukan cuma soal pulang ke rumah, tapi juga memastikan semua yang dianggap keluarga ikut sampai tujuan dengan selamat.

Bayangin saja suasananya: terminal atau stasiun sudah ramai, orang-orang sibuk cari kursi, koper ditarik ke sana kemari, suara pengumuman bersahut-sahutan, eh di tengah keramaian ada satu sosok perempuan yang harus memastikan burungnya nggak stres dan kucingnya nggak kabur. Ini bukan perjalanan biasa, ini multitasking tingkat dewa 😅

ig @bellaameliasusanto

Kadang kita suka lupa, hewan peliharaan itu buat sebagian orang sudah seperti anak sendiri. Mau ditinggal di rumah rasanya nggak tega, dititipkan juga kepikiran terus. Akhirnya pilihan paling masuk akal ya dibawa sekalian, walaupun konsekuensinya tenaga ekstra, perhatian ekstra, bahkan mungkin tatapan heran dari penumpang lain.

Yang menarik, kisah seperti ini gampang viral karena banyak orang merasa relate: mudik memang selalu punya cerita absurd. Ada yang bawa rice cooker, ada yang bawa galon, ada yang kardus isinya entah apa, dan sekarang ada yang bawa satu paket mini zoo. Justru di situlah serunya budaya mudik kita—selalu ada cerita receh yang bikin senyum-senyum sendiri 😄

Kalau dipikir-pikir, perjuangan perempuan ini juga mengingatkan bahwa mudik bukan cuma perjalanan fisik, tapi perjalanan emosional. Di balik repotnya membawa sangkar dan dua kucing, ada rasa tanggung jawab, sayang, dan keinginan agar semua tetap bersama saat pulang kampung.

Mungkin buat sebagian orang ini terlihat sederhana, tapi sebenarnya ada pesan manis: kadang cinta itu memang tampak ribet. Cinta pada keluarga, pada kampung halaman, bahkan pada makhluk kecil yang tiap hari nemenin di rumah.

Jadi kalau nanti di perjalanan mudik lihat orang bawa barang aneh-aneh, jangan buru-buru heran. Bisa jadi itu bukan barang, tapi bagian dari hidup yang nggak mau ditinggal 🐾

Share with your friends

Bagaimana Pendapat Anda ?